Showing posts with label Bioteknologi. Show all posts
Showing posts with label Bioteknologi. Show all posts

Saturday, April 2, 2011

Penggunaan Enzym HindIII dalam Kloning Gen Penisilin V Asilase dari Bacillus sp BAC4 Melalui Pembuatan Pustaka Genom



Antibiotik penisilin pada awalnya digunakan untuk mengobati penyakit infeksi yang banyak terjadi pada saat perang dunia kedua. Namun beberapa tahun kemudian, pengobatan penyakit infeksi dengan antibiotik ini tidak efisien lagi, karena banyak mikroorganisme telah menjadi resisten. Oleh karena itu, dengan perkembangan ilmu pengetahuan, dikembangkan antibiotik-antibiotik baru melalui modifikasi struktur penisilin agar efektifitas antibiotik ini dapat diperoleh kembali. Berbagai turunan penisilin telah dibuat dan digunakan.

Friday, April 1, 2011

Isolasi DNA


Isolasi DNA merupakan tahap pertama dari berbagai teknologi analisis DNA DNA dapat ditemukan baik pada kromosom inti maupun pada organel yaitu pada mitokondria dan kloroplas. Untuk mengekstrak DNA diperlukan langkah-langkah laboratorium untuk memecahkan dinding sel dan membran inti, dan dilanjutkan dengan pemisahan DNA dari berbagai komponen sel yang lain.  Pada saat melakukannya harus dijaga agar DNA tidak rusak dan didapatkan DNA dalam bentuk rantai yang panjang.

Kromatin dan Kromosom


Kromatin adalah benang halus dalam inti prokariot dan eukariot, mengandung materi genetic, dan terdiri dari nucleoprotein, yaitu gabungan asam nukleat berupa DNA dan protein berupa histon dan nonhiston (Yatim,1992).
Jika sel akan membelah, mitosis maupun meiosis, pada profase menjadi kondensasi atau pemadatan super lilitan DNA bersama protein histon dan nonhistonya, sehingga setiap utas kromatin menjadi pendek dan jelas tampak dimikroskop cahaya yang disebut kromosom..

Friday, March 11, 2011

Resume Protection of pigs against Aujeszky’s disease by DNA vaccination


H
 Vaksinasi dengan konstruksi DNA encoding dari antigen virus telah diketahui dapat  menginduksi imunitas antivirus host. Namun, relevan sistem virus-host sejauh ini telah dianalisis hanya tingkatan yang sangat terbatas. Untuk menguji kemanjuran vaksinasi DNA pada hewan besar dimana factor ekonomis penting, babi diimunisasi terhadap penyakit atau virus Aujeszky Pseudorabies (PRV). Pseudorabies virus (PRV), anggota Alphaherpesvirinae, adalah agen penyebab penyakit Aujeszky's, salah satu penyakit menular paling berbahaya pada babi. Gejala dan manifestasi klinis bergantung pada virulensi strain virus spesifik dan umur binatang. Gejala berkisar pada penderitaan berat dari sistem saraf pusat, menyebabkan kematian, untuk gejala ringan gangguan pernafasan dengan

Tuesday, March 8, 2011

Replikasi DNA


Pada replikasi DNA, rantai DNA baru dibentuk berdasarkan urutan nukleotida pada DNA yang digandakan. Replikasi merupakan proses pelipatgandaan DNA. Proses replikasi ini diperlukan ketika sel akan membelah diri. Pada setiap sel, kecuali sel gamet, pembelahan diri harus disertai dengan replikasi DNA supaya semua sel turunan memiliki informasi genetik yang sama. Pada dasarnya, proses replikasi memanfaatkan fakta bahwa DNA terdiri dari dua rantai dan rantai yang satu merupakan "konjugat" dari rantai pasangannya. Dengan kata lain, dengan mengetahui susunan satu rantai, maka susunan rantai pasangan dapat dengan mudah dibentuk. Ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan bagaimana proses replikasi DNA ini terjadi. Salah satu teori yang paling populer menyatakan bahwa pada masing-masing DNA baru yang d

Rekayasa genetika atau genetic engineering


Rekayasa genetika atau genetic engineering pada dasarnya adalah seperangkat teknik yang dilakukan untuk memanipulasi komponen genetik, yakni DNA genom atau gen yang dapat dilakukan dalam satu sel atau organisme, bahkan dari satu organisme ke organisme lain yang berbeda jenisnya. Dalam upaya melakukan rekayasa genetika, para ilmuwan menggunakan teknologi DNA rekombinan. Sementara organisme yang dimanipulasi dengan menggunakan teknik DNA rekombinan disebut genetically modified organism (GMO) yang memiliki sifat unggul bila dibandingkan dengan organisme asalnya. Seiring dengan kemajuan biologi molekuler sekarang ini memungkinkan ilmuwan untuk mengambil DNA suatu spesies karena DNA mudah diekstraksi dari sel-sel. Kemudian disusunlah suatu konstruksi molekuler yang dapat disimpan di dalam laboratorium. DNA yang telah mengalami penyusunan molekuler dinamakan DNA rekombinan sedangkan gen yang diisolasi dengan metode tersebut dinamakan gen yang diklon.

Monday, March 7, 2011

perbedaan plasma dan serum


1.   Apa perbedaan plasma dan serum?
Plasma darah adalah komponen cairan darah, dimana sel darah ditutup. 55% dari jumlah volume darah merupakan plasma darah. Plasma darah disiapkan oleh tuba darah segar yang berputar pada sentrifugal sampai sel darah jatuh ke dasar tuba. Serum darah adalah plasma darah tanpa fibrinogen atau faktor lainnya. Perbedaan antara plasma dan serum yaitu plasma masih mempunyai komponen darah tetapi serum tidak

2.   Sebutkan beberapa tipe colecting darah!

Saturday, March 5, 2011

Kromatografi

Kromatografi adalah Prosedur pemisahan zat terlarut oleh suatu proses migrasi diferensial dinamis dalam sistem yang terdiri dari dua fase, yaitu fase diam ( padat atau cair ) dan fase gerak ( cair dan gas ) yang bergerak secara berkesinambungan dalam arah tertentu dan di dalamnya zat-zat tersebut menunjukkan perbedaan mobilitas yang disebabkan adanya perbedaan dalam absorpsi, partisi, kelarutan, tekanan uap, ukuran molekul atau kerapatan muatan ion sehingga masing-masing zat dapat diidentifikasi atau ditetapkan dengan metode analitik.

Friday, February 25, 2011

Dna recombinant


Pada umumnya bakteri mempunyai satu kromosom. Kromosom bakteri berupa DNA sirkular atau DNA yang berbentuk lingkaran. Disamping memiliki satu kromosom, berbagai jenis bakteri juga memiliki DNA sirkular lainnya yang ukurannya jauh lebih kecil dari pada DNA kromosomnya. DNA sirkuler selain kromosom yang terdapat pada bakteri dinamakan plasmid. Jadi, plasmid merupakan DNA bakteri yang terpisah dari kromosom bakteri. Plasmid dapat bereplikasi sendiri. Plasmid juga mengandung berbagai gen. Jenis, jumlah jenis, dan jumlah tiap jenis ( copy ) plasmid bervariasi antar sel. Bahkan antar sel dalam satu spesies bakteri.