Showing posts with label Kebidanan. Show all posts
Showing posts with label Kebidanan. Show all posts

Sunday, March 20, 2011

Prosesing semen tahap akhir


Printing Straw
                       
            Printing straw dilaksanakan bersamaan dengan waktu pengenceran setelah diketahui berapa jumlah straw yang akan dicetak. Straw yang akan diprinting atau dicetak diberi keterangan tentang jenis penjantan, nama penjantan, kode penjantan, batch number dan produsen semen beku tersebut (BIB Tuah Sakato). Jumlahnya tergantung dari banyaknya spermatozoa dalam ejakulasi.
Pengecekan bangsa pejantan dengan warna straw :

Prosedur Pengencer Semen


Penambahan larutan pengencer
·               Perhitungan jumlah spermatozoa motil setelah thawing
a.        Hitung data menggunakan computer
b.        Hitung persentase spermatozoa motil setelah thawing minimaql 40%
c.        Jumlah spermatozoa motil minimal 12.000.000 (1 straw berisi 30.000.000).
·               Perhitungan volume total
V.total (ml) =     vol.semen (ml) x konsentrasi spermatozoa (jt/ml)
                                Konsentrasi spermatozoa pada 1 ml (cc)

PROSES PEMBUATAN SEMEN BEKU


Proses pembuatan semen beku meliputi : pemeriksaan semen segar, pengenceran, printing straw, filling & sealing serta freezing.

1.         Pemeriksaan semen segar
Setelah semen ditampung secepatnya di bawa ke laboratorium untuk diperiksa kualitas maupun kuantitasnya. Setiap semen yang diperiksa  harus dicatat pada buku pemeriksaan dan ditentukan apakah semen tersebut dapat memenuhi syarat atau tidak untuk diproses menjadi semen beku. Pemeriksaan yang dilakukan adalah secara makroskopis dan mikroskopis. Standar gerakan massa yang dapat diproses adalah 2+ ke atas (skala 0-3+).
Konsentrasi sperma dihitung dengan menggunakan alat spektrofotometer.

Friday, March 11, 2011

Peralatan Inseminasi Buatan


Dalam melakukan inseminasi buatan kita menyiapkan beberapa peralatan, yang di antaranya :
-          Container
Container adalah alat yang digunakan untuk menyimpan straw. Dalam container ini berisi nitrogen cair yang bersuhu -196oC sehingga sperma yang berada di dalam straw tidak mati.
-          Gun
Gun merupakan suatu alat yang menyerupai alat suntik yang digunakan untuk memasukan sperma kedalam uterus. Gun ini dimasukkan menembus servik dan masuk kedalam uterus kemudian di tekan pada bagian pangkal gun sehingga sperma tersemprot keluar.

-          Speculum
Speculum merupakan suatu alat yang menyerupai bibir bebek yang digunakan untuk membuka vagina. Alat ini biasanya digunakan pada domba dan kambing. Tujuan penggunaan alat ini adalah untuk dapat dengan mudah melihat keadaan dan letak servik ketika kita akan melakukan ib atau pemeriksaan kebuntingan pada kambiung dan domba.
-          Plastic sheet
Insemination gun dimasukan kedalam plastic sheet kemudian dikunci dengan ring kusus agar plastic sheet tidak lepas. Plastic sheet digunakan untuk menahan straw agar tidak keluar dari inseminasi gun sehingga yang keluar hanyalah spermanya saja.
-          Straw
Straw adalah suatu alat yang digunakan untuk tempat sperma yang telah diencerkan. Straw berisi sperma yang merupakan peluru dari insemination gun. Straw mempunyai dua penutup yaitu factory plug yang merupakan penutup yang dibuat oleh pabrik dan laboratory plug yang di buat oleh laboratorium. Pada straw ini diberi label nama pejantan, kode pejantan dan nama tempat produksi.

Tuesday, March 8, 2011

DIAGNOSA KEBUNTINGAN PADA KAMBING


1. Dengan Early Pregnancy Factor (EPF)

Diagnosa kebuntingan dini diperlukan setelah terjadinya perkawinan untuk identifikasi lebih awal sehingga kehilangan waktu produksi sebagai akibat infertilitas dapat dikurangi.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi Early Pregnancy Factor (EPF) dari serum kambing bunting 1-4 bulan dan menentukan tingkat keberhasilan diagnosa kebuntingan berdasarkan adanya EPF serum kambing.