Friday, October 14, 2011

PRINSIP PENGOBATAN



Pada Pemeriksaan awal, kebutuhan yang bersifat segera untuk tindakan yang berkenaan dengan nyawa.  Diluar itu, untuk pengobatan keracunan mencakup 3 prinsip dasar
1.      Pencegahan penyerapan lebih lanjut
2.      Perawatan gejala
3.      Pengobatan khusus


Pencegahan Penyerapan Lebih Lanjut
Paparan racun pada permukaan kulit biasanya bisa dihilagkan dengan cara mencuci dengan sabun dan air; potongan dari bulu atau wol mungkin diperlukan dalam beberapa keadaan. Emesis adalah sebutan pada anjing, kucing, dan babi jika racun tertelan dalam beberapa jam. Emesis merupakan kontraindikasi bila ada kerugian menelan dalam atau kejang, atau jika agen korosif, volatile hidrokarbon, atau sulingan proteleum yang terlibat. Oral emetik syrup (10-20 ml P.O untuk anjing), sodium chloride (5-25 ml P.O). Apomorphin juga bisa digunakan untuk anjing parenteral pada dosis 0,05-0,1 mg/kg.
Gastric lavage, menggunakan endotracheal tube dan mungkin juga bisa menggunakan bore stomatch tube, dilakukan pada hewan sadar atau yang dianastesi. Kepala diturunkan dengan sudut 300 dan 10 mL cairan lavage (air atau saline) per kg berat badan yang dimuntahkan, kemudian dihilangkan beberapa waktu sampai cairan kembali bersih. Cathartic dan obat pencahar mungkin bisa digunakan dalam beberapa hal untuk eliminasi racun lebih cepat dari saluran dasar.
            Ketika racun tidak bisa dihilangkan dengan cara fisik, agen tertentu bisa diberikan secara oral,  menyerap dan mencegah penyerapan dari saluran pencernaan. Arang aktif efektif dalam menyerap berbagai senyawa dan biasanya adalah adsorben dan detoxicant merupakan pilihan ketika didiga keracunan.

Terapi pendukung/symptomatic
Berbagai bentuk terapi pendukung seringkali dibutuhkan sampai racun dapat dimetabolisme dan dieliminasi. Jenis terapi pendukung yang dibutuhkan tergantung pada gejala klinis hewan dan mungkin termasuk kejang dan kehilangan cairan, disfungsi control dari jantung dan rasa sakit. Pengetahuan tentang patofisioologi racun diperlukan untuk memahami manifestasi klinis  dan untuk memilih prosedur pengawasan yang tepat.

Antidot specific
Kita ketahui antidote merupakan bagian dari racun. Beberapa bentuk zat beracun yang komplek misalnya ikatan oximes dengan insektisida organophospor, EDTA chelates; blok yang lain atau lawan untuk tempat receptor (missal, vitamin K berlawanan dengan coumarin antikoagulan) atau efek metabolism dari racun missal nitrit dan ion thiosulfat dan cyanide.

No comments:

Post a Comment

Recent Posts