Sunday, March 20, 2011

Prosedur Pengencer Semen


Penambahan larutan pengencer
·               Perhitungan jumlah spermatozoa motil setelah thawing
a.        Hitung data menggunakan computer
b.        Hitung persentase spermatozoa motil setelah thawing minimaql 40%
c.        Jumlah spermatozoa motil minimal 12.000.000 (1 straw berisi 30.000.000).
·               Perhitungan volume total
V.total (ml) =     vol.semen (ml) x konsentrasi spermatozoa (jt/ml)
                                Konsentrasi spermatozoa pada 1 ml (cc)
·               Perhitungan jumlah pengencer
Jumlah pengenceran =                        v. total (ml)
                                               v. total semen yang diperoleh (ml)
·               Perhitungan volume larutan  pengencer A2 yang ditambahkan
V. Larutan pengencer =V.total (ml)- Σ V.semen(ml)+V.lar A1 (ml))
 A2 yang ditambahkan          2
·               Perhtiungan volume larutan pengencer B yang ditambahkan
V.larutan pengencer B yang ditambahkan (ml)  =  V.total (ml)
                                                                                              2
·               Perhitungan dosis atau jumlah straw yang digunakan
               Dosis  = V.total (ml)
                                    0,25
 

Contoh Perhitungan:
1.    Volume total
Penampungan ke -
Volume Semen (ml)
Konsentrasi
Spermatozoa ml)
Total konsentrasi
spermatozoa
1.
2.
Total
6.0
4.0
10.0
1.200.000.000
1.000.000.000
7.200.000.000
4.000.000.000
11.200.000.000
     Volume total  =             11.200.000.000     =     93.33 ml
                                         30.000.000 x1/0.25
2.   Jumlah pengenceran
      Jumlah Pengencaran  =      93 ml    =   9.3  kali
                                                      10 ml 
3.   Volume larutan pengencer A2 yang ditambahkan
      Lart. Pengencer A2 yang ditambahkan) =
      93 ml -  {(6 ml semen + 6 ml lar. A1) + (4 ml + 4 ml lar A1)}  =  26.5
        2
4.    Volume pengencer B yang ditambahkan  =  93 ml  =  46.5 ml
                                                                                  2
5.    Banyaknya dosis yang akan digunakan
      Dosis  = 93 ml   =  372 dosis
                      0.25

Penambahan Pengencer A2 pada Semen
  1. Penambahan Pengencer A2
-      Penambahan pengencer A2 sesuai dengan perhitungan yang sudah dilakukan
-      Persiapan alat dan bahan :
a.        Yang bias digunakan berulang-ulang  : tabung ukur, gelas ukur, handuk.
b.        Alat yang sekali pakai : labu elemeyer, glass filter]
c.        Bahan :  larutan pengencer A
-      Saat penambahan pengencer A2 suhu larutan semen A1 harus 4-5 ºC (suhu larutan yang tinggi dapat menebabkan temperature shock pada spermatozoa)
  1. Penyaringan semen
  • 50 menit kemudian dilakukan pencampuran dengan Part A Extra yang telah disiapkan dalam cool top;
  • Setelah itu pencampuran dengan Part B dilakukan 4 kali (proses gliserolisasi) dengan interval 15 menit;
  • Kurang lebih 2 ½  jam setelah pencampuran dengan Part B terakhir (5 jam setelah pencampuran dengan Part A primer), baru dilakukan rposes pengisian semen ke dalam straw yang telah disiapkan sebelumnya.

No comments:

Post a Comment